PEKANBARU - Meski sempat grogi melihat kesiapan tim-tim lain, namun tak membuat semangat mereka turun. Bersaing dengan 24 robot lain dari seluruh Sumatera, Robot L4ksamana ATD yang baru pertama kali ikut, mampu meraih peringkat tujuh. Bahkan untuk perwakilan Riau, robot satu-satunya milik Akademi Manajemen Informatika dan Komputer (AMIK) Tri Dharma (ATD) Pekanbaru ini meraih nilai lebih tinggi dari utusan Riau lainnya, pada gelaran lomba Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI) Regional I Sumatera yang di laksanakan di Medan, Sumatera Utara pada 2-7 Mei lalu.
Menurut Dosen pembimbing tim robot, Haris Tri Saputra, S.Kom, pada gelaran tersebut pihaknya sempat kaget saat pertama kali melihat arena pertandingan. Diakuinya tim tak menyangka jika robot miliknya harus melewati arena yang berbalut karpet dipadu dengan adanya tanjakan serta polisi tidur. Apalagi dalam arena tersebut pencahayaan juga sangat kuat. "Padahal robot kita didesain untuk memadamkan api dengan sensor cahaya. Tentunya kondisi lapangan akan sangat mempengaruhi", terang Haris. Namun hal tersebut tak membuatnya patah arang. Sebelum pertandingan digelar, tim diberi kesempatan untuk melakukan ujicoba. Kesempatan itulah kemudian dimanfaatkan oleh tim yang terdiri dari Agung Kurniawan selaku Ketua Tim dengan anggota Jumaiza Saputra serta Dippos Parsaulian didampingi oleh Haris sendiri.
Saat perlombaan, tim juga mengaku sempat grogi. Maklum para peserta lainnya rata-rata membawa lebih dari satu robot dan ditunjang dengan dukungan dari tim besar. Haris juga menyatakan, saat di pitstop, timnya dikerubuti oleh tim lain termasuk tim juara tahun sebelumnya. "Ini menjadi pukulan bagi tim, namun saya meminta agar hal tersebut dijadikan support bagi tim", terang Haris. Diakuinya selama perlombaan berlangsung ia hanya bisa menonton dari kejauhan. Maklum robot milik AMIK Tri Dharma ini musti diserahkan ke panitia untuk diuji coba, dari sanalah kemudian tim menyadari masih banyak kekurangan dari robotnya. Selain kondisi lapangan yang berbeda dari perkiraan, ternyata ukuran robot juga sangat berpengaruh. "Kedepan tentunya tim harus lebih siap lagi. Kekurangan kami diantaranya motor yang kami gunakan kurang kuat sehingga robot kurang gesit. Selain itu bodi yang terlalu besar juga menjadi beban tersendiri", ungkapnya.
Meski demikian, tim akhirnya mengaku puas. Mereka berhasil meraih rangking tujuh pada kontes robot beroda regional 1 Sumatera untuk yang pertama kali diikutinya. Sementara untuk perwakilan Riau khusus robot beroda, robot milik AMIK Tri Dharma meraih prestasi tertinggi.
Ir. Mardainis, M.Kom selaku Direktur AMIK Tri Dharma Pekanbaru mengaku sangat puas atas prestasi yang diraih tim robot L4ksamana ATD ini. "Apalagi dengan prestasi yang diraih membuktikan bahwa AMIK Tri Dharma mampu bersaing dengan perguruan tinggi lain yang ada di riau ini. Ini menunjukkan bahwa kami juga mampu menorehkan prestasi", ungkapnya. Dengan prestasi yang telah diraih ini, Mardainis mengaku tidak menutup kemungkinan akan dibuat robot cadangan, sehingga kedepan kampus yang tengah membuka penerimaan mahasiswa baru ini bisa lebih mampu bersaing lagi. "Termasuk menyiapkan tim khusus untuk pengembangan robot ini", tuturnya. (Tribun Pekanbaru - sdy)

Tim robot L4ksamana ATD bersama Sekretaris YPTR, Direktur AMIK Tri Dharma, Pudir I Bid. Akademik dan Dosen Pembimbing berfoto sebelum berangkat ke Medan

Robot L4ksamana ATD siap bertanding pada KRCI Regional I Sumatera 2012 Divisi Beroda

Robot L4ksamana ATD sedang beraksi mencari titik api untuk dipadamkan

Salah satu tim robot KRI pada Kontes Robot Indonesia Regional I Sumetera 2012

Robot Humanoid Soccer sedang bertanding dalam Kontes Robot Indonesia Regional I Sumetera 2012
|
PEKANBARU - Meski baru pertama kali mengikuti kontes robot, namun apa yang dilakukan oleh tim dari Akademi Manajemen Informatika dan Komputer (AMIK) Tri Dharma Pekanbaru patut diacungi jempol. Berbekal robot bernama L4KSAMANA ATD, AMIK Tri Dharma akan bersaing dengan 24 robot lainnya pada Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI) 2012 Regional I Medan. Pada Kontes di Medan yang akan dilaksanakan pada 4-6 Mei mendatang, utusan dari Pekanbaru, bukan hanya AMIK Tri Dharma saja, namun ada tiga perguruan tinggi lainnya di Pekanbaru yang ikut serta. Pembimbing Tim Robot AMIK Tri Dharma, Haris Tri Saputra menyatakan, keikutsertaanya dalam KRCI ini berawal dari adanya pengumuman dari Dirjen Pendidikan Tinggi akan diselengarakannya KRCI 2012. "Kami pun melayangkan proposal pada Januari lalu dan pada Rabu 14 Maret, kami menerima salinan bahwa robot kami berhak untuk ikut KRCI 2012 Regional I Medan. Saya selaku Pembimbing Tim mengaku bangga atas prestasi yang ditorehkan anak didik saya", ungkap Haris, kepada Tribun, Kamis (15/3). Lebih lanjut Haris menyatakan, kontes Regional I ini merupakan batu loncatan untuk bisa lolos ke tingkat nasional. Sebaba para pemenang di regional I ini berhak ikut kontes nasional di Jakarta, bersaing dengan robot-robot jawara dari regional. "Informasi yang saya peroleh, terbagi atas lima regional. Medan, Bandung, Semarang, Surabaya dan Ujung Pandang", ungkap Haris. Atas kesempatan yang diperoleh, Direktur AMIK Tri Dharma, Ir. Mardainis, M.Kom menyatakan sangat bangga robot milik perguruannya lolos seleksi. Selaku pihak yayasan, Mardainis pun berharap dukungan dari masyakat Pekanbaru agar bisa lolos ketingkat nasional. Lalu apa kemampuan L4KSAMANA ATD ini? pembimbing Tim Robot AMIK Tri Dharma, Haris Tri Saputra bersama dua mahasiswanya, Agung Kurniawan dan M. Apriadi Syahputra dari Teknik Komputer menjelaskan, sesuai tema dari Dikti, robot yang diikutsertakan ini mempunyai kemampuan untuk memadamkan api. "L4KSAMANA ATD memiliki sensor panas yang mampu mendeteksi adanya panas dengan jarak antara 3-5 meter. Selain itu, juga dilengkapi dengan sensor jarak untuk menghindari halangan yang berada di depannya", terang Haris. Pada tayangan yang disaksikan Tribun, sistem kerja robot ini, dia akan bergerak menuju titik panas yang dicontohkan dengan nyala lilin. Dipadu dengan sensor gerak, robot berhasil melintasi alur yang dibuat dan kemudian dengan menggunakan kipas, robot tersebut berhasil memadamkan api lilin tersebut. Untuk membuat robot ini tim mengaku telah menggelontorkan dana kurang lebih Rp 10 Juta. Sedangkan waktu yang diperlukan mencapai satu bulan. Diakui Haris, kendala yang dihadapi timnya adalah keterbatasan alat. "Untuk Pekanbaru beberapa komponennya sulit didapat, bahkan kita musti memasok dari Jogja", terangnya. Namun kerja keras ini akhirnya terbalas dengan lolosnya L4KSAMANA ATD ini untuk mengikuti kontes. [Tribun Pekanbaru - sdy]
Tim Robot L4KSAMANA ATD AMIK Tri Dharma Pekanbaru
Robot Pemadam Api Tim L4KSAMANA ATD yang akan bertanding di Medan KAMPAR, Januari 2012. Bertempat di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Kampar Timur, Sabtu (28/01/2012) kembali sivitas akademika Akademi Manajemen Informatika dan Komputer (AMIK) Tri Dharma Pekanbaru melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat dihadapan para siswa-siswi kelas XII IPA dan IPS. Adapun pada kegiatan kali ini tema yang diangkat adalah tentang Lokakarya Motivasi “Pengenalan Diri Untuk Menggapai Masa Depan Gemilang” dan “Workshop Robotics 2012”.
Pada sesi pertama, lokakarya motivasi materi dibawakan oleh salah satu Dosen Tetap AMIK Tri Dharma Pekanbaru Bapak Nanang Kurnia Wahab, S.Kom yang dalam presentasinya menekankan bagaimana pentingnya para siswa-siswi dapat mengenali potensi dirinya sendiri sehingga setelah lulus sekolah nanti diharapkan dapat mengetahui dan merencanakan kemana arah dan tujuan yang dilaluinya untuk menggapai masa depan yang gemilang.
Selanjutnya sesi kedua, diadakan games motivasi yang sangat menarik dan disertai dengan candatawa yang khas dibawakan oleh Bapak Meidizon Dahlan, SH, MH dengan materi bagaimana mengubah paradigma mindset para siswa dari pola pikir biasa menjadi luar biasa sehingga diharapkan para siswa dapat menjadi lebih dewasa baik dalam berpikir maupun bertindak dalam kehidupan kesehariannya.
Setelah diadakan rehat selama kurang lebih duapuluh menit, acara sesi ketiga dilanjutkan kembali, kali ini Bapak Haris Tri Saputra, S.Kom membawakan materi Workshop Pengenalan Robotics dilanjutkan simulasi dan demo langsung dihadapan anak-anak siswa SMA Negeri 2 Kampar Kiri yang nampak antusias mencoba menseting sendiri robot line follower.
|
PEKANBARU. Akademi Manajemen Informatika dan Komputer (AMIK) Tri Dharma Pekanbaru, berdasarkan hasil seleksi proposal calon peserta Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI) 2012 yang dilakukan oleh Tim Seleksi Direktorat penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DP2M) Pendidikan Tinggi (DIKTI) Jakarta dinyatakan lolos seleksi tahap I (pertama) dan berhak untuk mengikuti tahapan seleksi selanjutnya. Menurut Bapak Haris Tri Saputra, S.Kom selaku dosen pembimbing Tim robot AMIK Tri Dharma Pekanbaru yang diberi nama L4ksamana ATD beranggotakan 2 (dua) mahasiswa dan 1 (satu) orang pembimbing, mengatakan bahwa setelah lolos tahapan pertama tim sudah mempersiapkan diri untuk mengikuti proses tahapan seleksi selanjutnya dan mudah-mudahan akan menjadi kebanggaan dan mendapatkan hasil yang memuaskan pada KRCI 2012 Regional I Sumatera yang akan dilangsungkan di Kota Medan pada bulan Mei 2012 nanti. Salah satu tujuan diikutinya lomba robot ini adalah untuk mendekatkan para mahasiswa dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi serta otomasi industri dimana komputer menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari teknologi itu sendiri, membuat integrasi komputer dengan disiplin ilmu lain seperti elektronika, pemrograman dan mekanika, untuk itu sebagai bentuk implementasinya mendorong AMIK Tri Dharma Pekanbaru untuk membentuk tim robotik sebagai bagian dari unit kegiatan mahasiswa, sehingga dengan mengikuti kegiatan ini didapatkan para mahasiswa mendapatkan pemahaman dan pengetahun lebih tentang robot. Selain itu manfaat lain dari pengenalan ilmu robot adalah mengasah kemampuan berpikir logis, memacu motorik halus mahasiswa dimana akan berpengaruh pada pola pikirny, mengasah kreativitas, membiasakan agar berani berekspresi dan mengemukakan pendapatnya saat presentasi dan mendemokan hasil karyanya didepan umum. [nkw]
Gambar salah satu robot hasil karya mahasiswa AMIK Tri Dharma Pekanbaru PEKANBARU, Januari 2012. Sebagai salah satu wujud nyata dari pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi pada hari Sabtu (21/01/2012) bertempat di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 7 Pekanbaru telah dilaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat oleh sivitas Akademi Manajemen Informatika dan Komputer (AMIK) Tri Dharma Pekanbaru. Dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat tersebut diisi dengan beberapa kegiatan antara lain Lokakarya dengan tema “Pengembangan Diri Siswa Untuk Mencapai Masa Depan” yang disampaikan oleh Bapak Asri, S.Kom dan juga dilaksanakan workshop “Pengenalan Robotics” yang disampaikan oleh Bapak Haris Tri Saputra, S.Kom selaku Dosen Tetap AMIK Tri Dharma Pekanbaru. Selain kegiatan Lokakarya dan Workshop dalam kesempatan tersebut dilaksanakan pula acara games bagi para peserta dan bagi pemenang salah satu siswa yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar mendapatkan hadiah yang diberikan langsung oleh Bapak Ir. Syahrul, M.Sc. selaku Sekretaris Yayasan Perguruan Tinggi Riau (YPTR). Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan program rutin yang dilakukan oleh AMIK Tri Dharma Pekanbaru dimana dalam pelaksanaannya memiliki tujuan untuk mensejahterakan masyarakat melalui ilmu pengetahuan, hasil riset dan inovasi yang telah dicapai oleh sivitas akademika AMIK Tri Dharma Pekanbaru.
Demonstrasi Robot Line Follower oleh Dosen dan Mahasiswa AMIK Tri Dharma Pekanbaru
Penyerahan hadiah kepada salah satu siswa peserta pengabdian masyakarat
|













